Kamis, 31 Januari 2013

REST API


A..Pengertian dan Prinsip kerja
         REST adalah salah satu jenis web service yang menerapkan konsep perpindahan antar state. State disini dapat digambarkan seperti jika browser meminta suatu halaman web, maka serverakan mengirimkan state halaman web yang sekarang ke browser. Bernavigasi melalui link-link yang disediakan sama halnya dengan mengganti state dari halaman web. Begitu pula REST bekerja, dengan bernavigasi melalui link-link HTTP untuk melakukan aktivitas tertentu, seakan-akan terjadi perpindahan state satu sama lain. Perintah HTTP yang bisa digunakan adalah fungsi GET, POST, PUT atau DELETE. Balasan yang dikirimkan adalah dalam bentuk XML sederhana tanpa ada protokol pemaketan data, sehingga informasi yang diterima lebih mudah dibaca dan diparsing disisi client.
         Dalam pengaplikasiannya, REST lebih banyak digunakan untuk web serviceyang berorientasi pada resource. Maksud orientasi pada resource adalah orientasi yang menyediakan resource-resource sebagai layanannya dan bukan kumpulan-kumpulan dari aktifitas yang mengolah resource itu.Alasan mengapa REST tidak digunakan dalam skripsi ini karena orientasi pada resourcenya itu,sedangkan aplikasi event calendar membutuhkan pemanggilan metode yang bisa dikerjakan terhadap kumpulan resource event. Selain itu, karena standarnya yang kurang sehingga tidak begitu cocok diterapkan dalam aplikasi yang membutuhkan kerjasama antar aplikasi lain, dimana standar yang baik akan sangat berguna karena berbicara dalam satu bahasa yang sama. Beberapa contoh web service yang menggunakan REST adalah: Flickr API(Application ProgramInterface), YouTube API, Amazon API.
 Prinsip Kerja:
1. Download plugin JSON API dari http://wordpress.org/extend/plugins/json-api/ atau dari plugin menu dashboard anda, setelah itu aktifkan plugin tersebut.
Masuk ke menu Settings lalu klik JSON API, makan anda akan masuk ke halaman konfigurasinya.

Di sana Anda akan melihat controller dan penjelasannya, intinya adalah:
  • Posts controller, jika diaktifkan maka anda mengijinkan aplikasi client yang anda buat melakukan posting content ke blog wordpress Anda.
  • Core controller, ini adalah metode-metode yang pasti dipakai oleh aplikasi client (seperti menarik data post, page, dan category).
  • Respond controller, jika diaktifkan maka anda mengijinkan aplikasi client yang anda buat melakukan post comment ke blog wordpress Anda
  • API base, adalah halaman yang diakses ketika requesting data dari controller-controller di atas.
3. Setelah diaktifkan sekarang saatnya kita coba, coba anda akses URL ini di browser anda http://dev.magikube.com/experiment/api/get_post/?post_id=6 (ini adalah url experiment server saya :) ). Anda akan mendapatkan hasil seperti ini.

Gambar di atas adalah hasil data yang sama jika anda membuat “the loops” pada template, hanya saja dalam format JSON. Untuk membandingkannya silahkan anda ketik <?php while(have_posts()): the_posts(); print_r($post); endwhile; ?> pada salah satu file template wordpress anda, maka anda akan mendapat hasil data yang sama.

B.Perkembangan

Meskipun beberapa tahun ini kita melihat perkembangan teknologi web service, tetapi popularitas SOAP tetap tidak berkurang. Arsitektur internet  datag dengan argumen yang bagus untuk  menekan soap di sisi yang lain: ada metode yang lebih baik untuk membangun web service dalam bentuk Representational State Transfer (REST).
REST lebih kepada filosofi lama, ketimbang sebuah teknologi yang baru. Tetapi dalam kenyataannya datang kemudian dalam teknologi. Sedangkan SOAP nampak seperti lompatan baru ke fase selanjutnya dalam pengembangan internet dengan sekumpulan spesifikasi baru, filosofi REST mendukung bahwa prinsip dan protokol yang sudah ada di Web cukup untuk membuat web servide yang kuat (robust). Hal ini berarti bahwa developer yang mengerti HTTP dan XML dapat mulai membangun web service tanpa membutuhkan toolkit di belakang apa yang biasanya digunakan dalam pengembangan aplikasi internet..Contoh
Dalam REST API terdapat 4 method, yaitu POST, GET, PUT, DELETE. Ini tentu sudah merupakan pencerahan bagi para pembaca sekalian, karena REST menggunakan kata kerja. Pendekatan yang lebih mudah untuk dimengeri adalah dengan melihat contoh berikut :



URL : http://contoh.com/api/user/17



Anggaplah itu adalah URL untuk penggunakan REST API. Pada contoh diatas kita sudah bisa melihat ada user dan id-nya. Mari kita lihat perbedaan untuk 4 method yang sudah dijelaskan sebelumnya, POST, GET, PUT, DELETE.



POST : Untuk Menaruh User baru dengan ID 17

GET : Untuk mengambil data/informasi User dengan ID 17

PUT : Digunakan untuk melakukan update/merubah data User dengan ID 17

DELETE : Untuk menghapus User dengan ID 17




SOSIAL MEDIA

1.sejarah

Internet, telah menjadi penghubung bagi umat manusia di seluruh dunia. Bukan sekedar menjadi saluran untuk bertukar data, tetapi kini berubah menjadi saluran komunikasi multi arah yang interaktif. Eranya internet yang dulu berlabel serba online, kini mulai berubah menjadi serba sosial.

Sejak media sosial menjadi fenomena di internet, berbagai istilah kini memiliki imbuhan "sosial". Jika dulu kita mengenal online games, kini ada istilah social games, dulu ada online marketing, kini ada social marketing, yang seharusnya disebut social media marketing, karena social marketingsudah eksis sejak lama dan tak berkaitan langsung dengan internet.
Faktanya, sejak dulu internet fitrahnya memang sudah "sosial". Infografik dari CopyBlogger ini bercerita tentang sejarah media sosial, bagaimana internet telah menghubungkan antar manusia, yang pada dasarnya memang terobsesi untuk bisa berkomunikasi satu sama lain, bahkan dengan makhluk lain dari planet lain di alam semesta.
"Jauh sebelum Facebook dihuni milyaran pengguna, internet telah memungkinkan umat manusia saling terhubung dari berbagai wilayah yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Hasrat untuk terhubung satu sama lain, memang ada dalam setiap umat manusia, dan internet telah memungkinkan hal itu terjadi sejak hampir 40 tahun lalu," demikian pengantar dalam infografik ini.
Pada satu titik tertentu, kita akan berhenti menyebut "media sosial", tetapi mengembalikan pada fokus aslinya, jejaring media global yang mengbuhungkan seluruh umat manusa
2.pengertian:
Social Media adalah Media online yang mendukung interaksi sosial. Social media menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan social media sebagai kelompok aplikasi berbasis Internet yang dibangun di atas fondasi ideologis dan teknologis Web 2.0.

3.Perkembangan
Berikut adalah Perkembangan Sosial media dimulai dari munculnya Buletin Board Systems (BBS) di tahun 90-an hingga tahun 2012 dengan kemunculan Pinterest, seperti dikutip oleh MarketingDirecto.com




























































































4.Contoh:contoh dari Social media adalah :
Communication (Berkomunikasi)
Sosial media jenis ini umumnya bertujuan untuk menyalurkan hobby menulis, mencari dan menambah teman-teman virtual, kemudian bercakap-cakap via chat media yang tersedia. Contoh :
  • Blog : Blogspot (Blogger), WordPress, Multiply, LiveJournal, Blogsome, Dagdigdug, dll.
  • Microblog : Twitter, Tumblr, Posterous, Koprol, Plurk, dll
  • Social Networking : Friendster, Facebook, LinkedIn, Foursquare, MySpace, dll
  • Forum : Kaskus, Warez-bb, indowebster.web.id, forumdetik
  • Q/A (Question/Answer) : Yahoo! Answer, TanyaLinux, formspring.me
Collaboration (Berkolaborasi)
Bentuk social media jenis ini bertujuan untuk saling mengisi kekurangan dan saling berkolaborasi ide, gagasan dan pendapat melalui situs-situs berbasis web 2.0 yang editable. Contoh :
  • Wiki : Wikipedia, Wiki Ubuntu-ID, wakakapedia, dll
  • Social Bookmark : Del.icio.us, StumbleUpon, Digg, Reddit, Technorati, Lintas Berita, Infogue
  • Writing : cerpenista, kemudian.com
  • Reviews : Amazon, GoodReads, Yelp
Multimedia
Berisi tentang hasil karya cipta user/pengguna, baik berupa gambar, foto, maupun desain yang bisa dishare ke pengguna lainnya. Contoh social media dalam kategori Multimedia diantaranya :
  • Image and Photo Sharing : Flickr, Photobucket, DeviantArt, dll
  • Video Sharing : YouTUBE, Vimeo, Mediafire, dll
  • Audio and Music Sharing : Imeem, Last.fm, sharemusic, multiply
  • Design : Threadless, GantiBaju, KDRI (Kementerian Desain Republik Indonesia)
Miscelaneous
  • Map : wikimapia, GoogleEarth
  • e-Commerce : ebay, alibaba, juale.com, dll
  • Games : Travian, Three Kingdoms, Second Life, e-Republik, World of Warcraft, dll
  • File Sharing and Hosting : 4shared, rapidshare, indowebster.com



AMBIENT COMPUTING

1..Pengertian:
Ambient Computing adalah mempelajari teknologi computer yang berpindah-pindah dari satu system ke system yang lain. Teknologi ini mempelajari dan menghasilkan devices yang mampu beradaptasi dengan system dimana dia berada.

2.Perkembangan
perkembangan teknologi informasi di Indonesia sangat.dipengaruhi oleh kemampuan sumber daya manusia dalam memahami komponen teknologi informasi, seperti perangkat keras dan perangkat lunak komputer, sistem jaringan baik berupa LAN maupun WAN dan sistem telekomunikasi yang akan digunakan untuk transfer data.
Pada saat ini kemampuan sumber daya manusia dalam memahami komponen teknologi informasi sudah semakin meningkat. Salah satu bukti pemahaman ini adalah dengan trend teknologi informasi yang tidak saja berpengaruh terhadap gaya hidup para profesional, pelaku bisnis dan pemakai lain di kalangan orang dewasa, tetapi juga berpengaruh terhadap para remaja di tingkat sekolah bahkan anak-anak. Penggunaan teknologi komunikasi seperti SMS, MMS, chatting dan e-mail sudah begitu memasyarakat. Trend penggunaan teknologi informasi ini juga dapat kita jumpai di berbagai bidang, seperti pendidikan, perbankan, perdagangan, pemerintahan dan lain-lain.
Di bidang pendidikan, teknologi informasi sangat berperan dalam menyediakan sarana belajar-mengajar yang lebih efisien seperti trend belajar jarak jauh (distance learning), belajar secara elektronis (e-learning), perpustakaan elektronik (e-library), dan multimedia. Sebagai contoh, Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang memberikan kemudahan bagi seluruh mahasiswa untuk melakukan pembayaran uang kuliah melalui bank tanpa harus datang ke kampus, melihat nilai atau mengecek absensi cukup melalui SMS Kampus. Di bidang perbankan, teknologi informasi memberikan kemudahan-kemudahan dalam bertransaksi. Semakin banyak pelaku ekonomi, khususnya di
kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi cukup menggunakan kartu elektronik atau smart card. Nasabah pun tidak perlu lagi datang ke lokasi untuk melakukan transfer uang ke bank yang berbeda.
Berdasarkan fakta-fakta yang digambarkan di atas, muncul suatu pemikiran bahwa trend teknologi informasi di Indonesia akan mengarah ke ubiquitous computing yang merupakan konsep dasar dari teknologi Ambient Intelligence. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan akan potensi penggunaan teknologi AmI di Indonesia ini adalah sebagai berikut:
  1. Semakin berkembangnya teknologi jaringan khususnya jaringan nirkabel yang memungkinkan transfer data dapat dilakukan dengan lebih cepat dengan biaya yang relatif lebih kecil.
  2. Tingkat kemampuan masyarakat dalam menggunakan atau membeli komputer dengan kemampuan tinggi. Walaupun masih terbatas untuk kalangan tertentu, seperti pelajar, mahasiswa, profesional, pelaku bisnis dan sebagainya, namun pemakaiannya sudah semakin menyebar sehingga orang awam pun sudah terbiasa dengan lingkungan di mana komputer merupakan alat bantu dalam kegiatan-kegiatan sehari-hari.
  3. Cepatnya perkembangan dan penyebaran teknologi komunikasi di kalangan masyarakat luas memenuhi kebutuhan ubiquitous communication yang merupakan salah satu pilar teknologi Ambient Intelligence.
  4. Kebutuhan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi yang sudah semakin banyak tersedia. Ketersediaan sumber daya manusia ini didukung oleh semakin berkembangnya sekolah-sekolah tinggi dan universitas-universitas yang khusus mendalami bidang ilmu komputer dan teknologi informasi.
  5. Situasi lingkungan yang menuntut tersedianya fasilitas pelayanan yang lebih efisien dan cepat. Jumlah populasi penduduk yang terus meningkat akan menimbulkan masalah kualitas pelayanan dari berbagai instansi yang melayani masyarakat luas. Masalah-masalah tersebut antara lain: antrian yang disebabkan banyaknya orang yang memerlukan layanan yang sama pada saat yang sama, kepadatan lalu-lintas yang juga disebabkan oleh makin banyaknya orang memerlukan layanan. Bukan hanya pelayanan transportasi, tapi juga pelayanan-pelayanan lain yang memerlukan transportasi karena mereka harus datang ke lokasi.  
3. Contoh 
Salah satu sistem di mana-mana awal adalah artis "Live Wire" Natalie Jeremijenko, juga dikenal sebagai "String Menggantung", dipasang di Xerox PARC selama Mark Weiser di sana. Ini adalah seutas tali yang melekat pada motor stepper dan dikontrol oleh koneksi LAN, aktivitas jaringan menyebabkan string berkedut, menghasilkan indikasi perifer terlihat lalu lintas. Weiser menyebut contoh teknologi tenang.
Perangkat Ambient telah menghasilkan sebuah "bola", sebuah "dashboard", dan "mercusuar cuaca": perangkat dekoratif menerima data dari jaringan nirkabel dan acara laporan saat ini, seperti harga saham dan cuaca, seperti NABAZTAG diproduksi oleh Violet Snowden .
The futuris Australia Mark Pesce telah menghasilkan lampu LED LAMP-52 sangat dapat dikonfigurasi enabled yang menggunakan Wi-Fi bernama MooresCloud setelah Hukum Moore.
The Computer Corporation Bersatu Intelijen telah meluncurkan sebuah perangkat yang disebut Ubi - Komputer Ubiquitous yang dirancang untuk memungkinkan interaksi suara dengan rumah dan menyediakan akses konstan ke informasi.

 

SOA

1.Sejarah
Dalam dunia digital, SOA menjadi sangat menarik, apalagi dengan tekanan regional untuk membuat sebuah sistem yang transparan, cepat dan anti birokrasi yang korup, yang di Indonesia sering disebut sebagai Single Window.Dalam SOA dunia digital yang akan disebut SOA saja setelah ini, yang lebih khususnya dalam dunia perinternetan yang sangat berhubungan dengan Web, populer setelah berkembangkan sebuah mekanisme request-response yang memungkinkan pesan (message) terkirim dari satu titik ke titik lainnya.




      Protokol yang pertama dikembangkan Microsoft bernama BizTalk, kemudian dirubah oleh W3C menjadi Simple Object Application Protocol (SOAP), maklum BizTalk adalah sebuah merek dagang, dan merek dagang merupakan simbol ketertutupan. SOAP ini telah menjadi cikal bakalnya SOA berkembang. SOAP lebih mengarah ke sebuah web service daripada aplication service.Interaksi sebuah sistem dengan sistem lain, atau mengikat sebuah aplikasi dari aplikasi tradisional menjadi aplikasi berbasis SOAP, secara tidak langsung telah merubah sebuah sistem tersebut menjadi sebuah aplikasi yang SOA Ready. SOAP adalah sebuah mekanisme implementasi XML yang terstandarisasi, namun cenderung berbasis web service.


       Teknologi ini sering disebut sebagai Web Services, sebuah mekanisme melayani permintaan (messaging) yang mengacu pada protokol Web yang sering disebut HTTP. Tetapi tentu saja SOA itu bukan hanya Web Services saja. Ingat SOA itu lebih luas, dan lebih luas dari yang dapat kita bayangkan.Perkembangan Web Services sebagai media terbuka untuk interaksi, yang berbasis pada HTTP yang juga merupakan standar terbuka, membuat Web Services dengan SOAP sebagai icon teknologinya, telah membuat Web Services menjadi teknologi primadona dalam dunia SOA ini.SOAP Sebenarnya merupakan sebuah perwakilan dari sebuah envelope (amplop) yang gunanya mirip dengan mekanisme melakukan surat menyurat. SOAP umumnya diciptakan lebih khusus, untuk surat menyurat resmi, seperti mengirim form purchase order, form pengajuan kredit, form meminjam buku. Sedangkan yang kurang formal dapat menggunakan XML saja. Dalam implementasinya SOAP yang flat ternyata memiliki kekurangan yang sangat banyak, apalagi SOAP seperti kakek (generasi pendahulu) dari HTML, berbentuk flat file, sehingga diasumsikan tidak aman, untuk itulah maka hadir beberapa implementasi SOAP seperti STSOAP (Securing Toolkit for SOAP) yang tentu saja membuat SOA menjadi lebih secure dan siap digunakan.

       Standar berbasis Web Services yang lebih sering disebut dengan WS-Security adalah sebuah standar yang dikembangkan oleh OASIS yang juga mengembangkan teknologi ODF (Open Document Format). WS-Security ini memungkinkan melakukan implementasi Web Services yang terembed didalamnya security.Ada beberapa standar lainnya yang dapat digunakan untuk membuat sebuah implementasi SOA menjadi lebih aman, diantaranya SAML untuk identity management (di Indonesia populer disebut Single Identity Number), XACML, XKMS, XML-Sig, WS-Federation, WS-I Basic Profile.


2.Pengertian :
SOA (service oriented architecture, arsitektur berorientasi layanan) adalah suatu gaya arsitektur sistem yang membuat dan menggunakan proses bisnis dalam bentuk paket layanan sepanjang siklus hidupnya. SOA juga mendefinisikan dan menentukan arsitektur teknologi informasi (TI) yang dapat menunjang berbagai aplikasi untuk saling bertukar data dan berpartisipasi dalam proses bisnis. Fungsi-fungsi ini tidak terikat dengan sistem operasi dan bahasa pemrograman yang mendasari aplikasi-aplikasi tersebut.

Tekhnik(Prinsip Kerja):
Inovasi membutuhkan perubahan dan SOA memudahkannya.SOA bekerja seperti charger untuk semua fungsi, atau dengan kata lain SOA membangun interface yang bisa diakses oleh berbagai macam software. Selama ini, sebuah software dibangun dengan cara mengikat data dan alat pemrosesnya dalam satu rangkaian. Tentu saja, semakin banyak software yang dibutuhkan akan membuat perusahaan mengeluarkan uang dan tenaga lebih banyak lagi. Demikian pula dengan semakin banyaknya lalu lintas data antar software tersebut yang secara otomatis akan meningkatkan ongkos perusahaan. Teknologi SOA bertugas untuk meringankan masalah tersebut dengan cara mengurangi hambatan integralisasi.

       Melihat karakternya, SOA saat ini banyak diminati perusahaan – perusahaan keuangan dan perbankan. Namun, industri asuransi dan telekomunikasi juga banyak yang mengadopsi teknologi SOA. Hal ini disebabkan fleksibilitas dan arsitektur yang ditawarkan SOA cukup handal untuk mengurangi berbagai hambatan interaksi antar software dan memotong rangkaian proses
Gambar Ilustrasi Alur Kerja SOA Melewati Lintas Service Dalam Perusahaan 

        Untuk menggambarkan bagaimana SOA bekerja dalam sebuah perusahaan atau institusi bisnis, dapat mengambil contoh transaksi pembelian barang melalui internet yang dilakukan seorang netter (pengguna internet) atau pelanggan. 

       Dalam sistem TI pengecer yang menggunakan sebuah SOA, pembelian barang secara online itu memicu serangkaian transaksi lainnya. Misalnya, kartu kredit pelanggan diverifikasi, bagian pengiriman barang diberi tahu, gudang diminta untuk menyesuaikan persediaan barang, dan catatan – catatan pembukuan diperbaharui. Transaksi – transaksi tersebut berupa input informasi yang dikirim melalui sistem atau software – software yang berlainan, yang kadang tidak sesuai dan tidak bisa berhubungan satu sama lain. Namun, teknologi SOA telah memungkinkan infrastruktur yang mendukung transaksi tersebut untuk dibaurkan dan dikombinasikan secara integral.

 3.Perkembangan
Seperti yang kita ketahui bersama, perkembangan service oriented architecture dan cloud computing menjadi sangat pesat belakangan ini, terlebih khusus dalam area industri dan akademisi, memicu berkembangnya aplikasi ber-skala besar yang ditujukan untuk pengembangan penelitian kolaboratif di berbagai bidang seperti: e-bisnis, kesehatan, aplikasi grid computing, infrastruktur komputasi perusahaan2, aplikasi2 untuk militer dan keamanan. Kedua paradigma software development tersebut diatas telah membuat lebih mudah dan lebih ekonomis untuk membuat segala sesuatu dari perangkat lunak komersial yang sederhana hingga sistem informasi yang kompleks, termasuk "killer application" yang bersifat mission-critical.
Pada hakikatnya kedua konsep paradigma pengembangan software memiliki "kemiripan" dalam hal oursourcing sumber daya dan transfer pengelolaan TI untuk layanan aplikasi, meskipun demikian terdapat perbedaan yang mencolok dalam hal "paradigma software engineering". Komputasi Service-Oriented berfokus pada desain arsitektur yang memungkinkan pengembangan aplikasi melalui penemuan layanan dan komposisi sedangkan cloud computing berfokus pada pengiriman efektif layanan kepada pengguna melalui virtualisasi sumber daya fleksibel dan scalable dan load balancing.
Konsep SOSE atau Service Oriented Software Engineering mencoba untuk "menggabungkan" keunggulan dan "mereduksi" perbedaan kedua paradigma tersebut. Melalui SOSE, dioptimalkan konsep arsitektur berorientasi layanan (SOA) yang memberikan gaya arsitektur, protokol standar, dan interface yang diperlukan untuk pengembangan aplikasi, dan Cloud Computing memberikan layanan yang diperlukan untuk pengguna melalui virtualisasi dan sumber daya penyatuan. Menggabungkan layanan dan komputasi awan dalam kerangka rekayasa perangkat lunak dapat membantu pengembang aplikasi dan penyedia layanan memenuhi tantangan individu paradigma masing-masing.

Meskipun SOSE secara konseptual menjanjikan, realisasinya akan memerlukan penelitian tambahan dalam rekayasa perangkat lunak untuk menghadapi tantangan, seperti keamanan dan kualitas-of-service (QoS) manajemen yang muncul dalam layanan atau komputasi awan.

Visi dari SOSE dapat dilihat pada Gambar berikut ini:

Keterangan selanjutnya dapat diperoleh di:
dan 

 4.Contoh:

  Contoh SOA didunia non digital adalah cara melayani customer services dengan pelanggannya, atau sebuah server yang berjalan secara otomatis yang melakukan sebuah kegiatan untuk menghasilkan kegiatan sendiri secara otomatis. Yah, itu semua adalah contoh-contoh SOA. Yang menarik dari SOA ini adalah, tahun 2005, dicanangkan sebagai tahun SOA, dan apa sebenarnya dampak SOA bagi kehidupan manusia? sebenarnya dengan masuknya SOA sebagai fondasi sebuah kehidupan, akan membuat entitas yang terhubung didalamnya akan semakin peduli terhadap apa itu artinya kepuasan pelanggan.

5.Implementasi

  • Bila implementasi dan penerapannya sesuai, SOA dapat dengan signifikan memotong banyak proses bisnis lintas departemen / bagian sehingga untuk melakukan satu periode proses waktu, tenaga, dan sumber daya yang dihemat menjadi sangat banyak. Hal ini dimungkinkan dengan otomatisasi dan terintegrasinya setiap departemen / bagian dalam satu arsitektur.
  • Pengaruh implementasi SOA pada awalnya kurang terasa, namun setelah keseluruhan sistem berjalan, secara perlahan – lahan perusahaan akan merasakan manfaatnya melalui setiap efisiensi yang dihasilkan. Pelayanan terhadap pelanggan akan meningkat, sumber daya yang terpakai dapat dihemat, dan pada akhirnya keuntungan akan meningkat.
  • Walaupun SOA memiliki manfaat yang cukup banyak, sayang nya SOA belum memiliki standar global. Yang ada hanya standar yang dibuat oleh koalisi perusahaan – perusahaan pembuat sistem SOA, seperti IBM dan Sun Microsystem.


  •  

    Rabu, 30 Januari 2013

    BISNIS INTELIGENT DAN DATA MANING

    1. Sejarah

    a. sejarah bisnis intelijen


    Pada tahun 1958 Hans Peter Luhn intelijen bisnis didefinisikan sebagai: "kemampuan untuk memahami yang interrelationships dari fakta-fakta yang disajikan dengan cara yang membimbing tindakan ke arah tujuan yang dikehendaki".
    Pada tahun 1989 Howard Dresner (nanti yang Gartner Group analis) diusulkan BI sebagai istilah umum untuk menjelaskan "konsep dan metode untuk meningkatkan pengambilan keputusan bisnis dengan menggunakan fakta-dukungan berbasis sistem." Ia tidak sampai akhir tahun 1990-an bahwa penggunaan telah meluas.
    b. sejarah data mining
    Tahun 1990-an telah melahirkan “gunungan” data di bidang ilmu pengetahuan, bisnis dan pemerintah. Kemampuan teknologi informasi untuk mengumpulkan dan menyimpan berbagai tipe data jauh meninggalkan kemampuan untuk menganalisis, meringkas dan mengekstraksi “pengetahuan” dari data (Achmad Zulfikar,2009).
    Metodologi tradisional untuk menganalisis data yang ada, tidak dapat menangani data dalam jumlah besar. Sementara para pelaku bisnis memiliki kebutuhan-kebutuhan untuk memanfaatkan gudang data yang sudah dimiliki, para peneliti melihat peluang untuk melahirkan sebuah teknologi baru yang menjawab kebutuhan ini, yaitu Data mining. Teknologi ini sekarang sudah ada dan diaplikasikan oleh perusahaan-perusahaan untuk memecahkan berbagai permasalahan bisnis (Achmad Zulfikar,2009).
    Alasan utama mengapa data mining diperlukan adalah karena adanya sejumlah besar data yang dapat digunakan untuk mengahasilkan informasi dan knowledge yang berguna. Informasi dan knowledge yang didapat tersebut dapat digunakan pada banyak bidang, mulai dari manjemen bisnis, kontrol produksi, kesehatan, dan lain-lain            (Han & Kamber, 2001).

    2. pengertian 
    a. pengertian dan prinsip kerja bisnis intelijen
    Bisnis intelijen (BI) merujuk kepada kemampuan, teknologi, aplikasi dan praktek-praktek yang digunakan untuk membantu usaha memperoleh pemahaman yang lebih baik dari konteks komersial. Intelijen bisnis mungkin juga merujuk pada informasi itu sendiri.
    BI menyediakan aplikasi historis, saat ini, dan input dilihat dari operasi bisnis. Umum fungsi intelijen bisnis aplikasi pelaporan, OLAP, analisis, data, kinerja manajemen bisnis, patokan, dan input analisis. Usaha intelijen sering bertujuan untuk mendukung bisnis yang lebih baik keputusan. Dengan demikian sistem BI yang dapat disebut sebagai sistem pendukung keputusan (DSS).
    prinsip kerjanya yaitu : 
    Sistem BI memberikan sudut pandang historis, saat ini, serta prediksi operasi bisnis, terutama dengan menggunakan data yang telah dikumpulkan ke dalam suatugudang data dan kadang juga bersumber pada data operasional. Perangkat lunak mendukung penggunaan informasi ini dengan membantu ekstraksi, analisis, serta pelaporan informasi. Aplikasi BI menangani penjualan, produksi, keuangan, serta berbagai sumber data bisnis untuk keperluan tersebut, yang mencakup terutamamanajemen kinerja bisnis. Informasi dapat pula diperoleh dari perusahaan-perusahaan sejenis untuk menghasilkan suatu tolok ukur.
    b. Pengertian dan prinsip kerja data mining
    data mining adalah proses pengolahan data untuk mendapatkan informasi yang belum diketahui informasi apa saja yang terdapat di kumpulan data tersebut. data mining dapat dilakukan terhadap berbagai jenis sumber data, misalnya data warehouse, artikel web, multimedia (gambar, suara, video), atau dokumen (files). data mining dilakukan dengan mengimplementasikan algoritma-algoritma data mining (akan dibahas di artikel lain) untuk mendapatkan informasi yang tidak terlihat dengan pengamatan langsung (perlu pengolahan lebih lanjut).
    prinsip kerja: 
    Proses Data Mining

    Karena DM adalah suatu rangkaian proses, DM dapat dibagi menjadi beberapa tahap yang diilustrasikan pada gambar diatas :

    1. Pembersihan data (untuk membuang data yang tidak konsisten dan noise)
    2. Integrasi data (penggabungan data dari beberapa sumber)
    3. Transformasi data (data diubah menjadi bentuk yang sesuai untuk di-mining)
    4. Aplikasi teknik DM
    5. Evaluasi pola yang ditemukan (untuk menemukan yang menarik/bernilai)
    6. Presentasi pengetahuan (dengan teknik visualisasi)

    Tahap-tahap diatas, bersifat interaktif di mana pemakai terlibat langsung atau dengan perantaraan knowledge base.

            Knowledge Discovery and Data Mining(KDD) adalah proses yang dibantu oleh komputer untuk menggali dan menganalisis sejumlah besar himpunan data dan mengekstrak informasi dan pengetahuan yang berguna. Data mining tools memperkirakan perilaku dan tren masa depan, memungkinkan bisnis untuk membuat keputusan yang proaktif dan berdasarkan pengetahuan. Data mining tools mampu menjawab permasalahan bisnis yang secara tradisional terlalu lama untuk diselesaikan. Data mining tools menjelajah database untuk mencari pola tersembunyi, menemukan infomasi yang prediktif yang mungkin dilewatkan para pakar karena berada di luar ekspektasi mereka.

    Proses dalam KDD adalah proses yang digambarkan pada dan terdiri dari rangkaian proses iteratif sebagai berikut:

    1. Data cleaning, menghilangkan noise dan data yang inkonsisten.
    2. Data integration, menggabungkan data dari berbagai sumber data yang berbeda
    3. Data selection, mengambil data yang relevan dengan tugas analisis dari database
    4. Data transformation, Mentransformasi atau menggabungkan data ke dalam bentuk yang sesuai untuk penggalian lewat operasi summary atau aggregation.
    5. Data mining, proses esensial untuk mengekstrak pola dari data dengan metode cerdas.
    6. Pattern evaluation, mengidentifikasikan pola yang menarik dan merepresentasikan pengetahuan berdasarkan interestingness measures.
    7. Knowledge presentation, penyajian pengetahuan yang digali kepada pengguna dengan menggunakan visualisasi dan teknik representasi pengetahuan.

    Cara kerja Data Mining

             Bagaimana tepatnya data mining “menggali” hal-hal penting yang belum diketahui sebelumnya atau memprediksi apa yang akan terjadi? Teknik yang digunakan untuk melaksanakan tugas ini disebut pemodelan. Pemodelan di sini dimaksudkan sebagai kegiatan untuk membangun sebuah model pada situasi yang telah diketahui “jawabannya” dan kemudian menerapkannya pada situasi lain yang akan dicari jawabannya.

            Sebagai contoh di sini diambil pencarian solusi bisnis di bidang telekomunikasi. Ada beberapa perusahaan telekomunikasi yang beroperasi di sebuah negara dan dimisalkan pihak manajemen sebuah perusahaan bermaksud untuk menjaring kustomer baru untuk jasa layanan sambungan langsung jarak jauh (SLJJ). Pihak manajemen dapat “menghubungi” calon-calon kustomer dengan memilih secara acak kemudian menawari mereka dengan diskon khusus, dengan hasil yang kemungkinan besar kurang menggembirakan, atau dengan memanfaatkan pengalaman-pengalaman bisnis yang saat ini sudah tersimpan di basis data perusahaan untuk membangun sebuah model. Perusahaan ini telah memiliki banyak informasi mengenai kustomer perusahaan tersebut: umur, jenis kelamin, sejarah penggunaan fasilitas kredit dan penggunaan SLJJ. Juga sudah diketahui informasi mengenai calon-calon kustomer: umur, jenis kelamin, sejarah penggunaan fasilitas kredit, dll.    
             Masalahnya adalah penggunaan SLJJ untuk para calon kustomer ini belum diketahui, karena mereka saat ini menjadi kustomer dari perusahaan lain. Yang dipikirkan pihak manajemen adalah mencari calon kustomer yang akan menggunakan banyak jasa SLJJ. Usaha untuk mencari jawaban masalah ini dilakukan dengan membangun sebuah model. Tabel 1 memberikan ilustrasi mengenai pembangunan model untuk menentukan calon kustomer (prospek) di sebuah gudang data.
    3.Perkembangan
    Perkembangan komputer yang semakin pesat diikuti dengan perkembangan perangkat lunak untuk aplikasi bisnis, sejak tahun 1970-an sampai awal tahun 1980 manajemen berbasis file tradisional berkembang menjadi manajemen basis data. Di dalam manajemen basis data dikenal berbagai model data yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan sebuah data dalam merancang suatu basis data. Manajemen ini memungkinkan banyak user untuk mengakses data secara bersamaan sehingga fasilitas yang dimiliki oleh manajemen sudah semakin banyak yaitu fasilitas pemanipulasian data, kontrol konkurensi data, recovery data, keamanan data dan didukung dengan fasilitas komunikasi data karena manajemen ini sudah terhubung dengan suatu jaringan . Perkembangan dunia usaha semakin meningkat ditunjang dengan perkembangan komunikasi yang mempermudah organisasi atau perusahaan untuk mengakses data, sehingga mengubah manajemen basis data menjadi manajemen basis data tingkat lanjut didukung dengan fasilitas data warehousing dan fasilitas basis data berbasis web sebagai salah satu strategi organisasi dalam meningkatkan kinerja dan keuntungan organisasi. Data Collection and Database Creation (1960s and earlier).

    Database Management Systems (1970s – early 1980s)
    - Hierarchical and Network Database Systems
    - Relational Database Systems
    - Data modeling tools : entity relationship model, etc
    - Indexing and data organization techniques : b+ tree, hashing, etc
    - Query language : SQL, etc
    - User interface, forms, and reports
    - Query processing and query optimizaztion
    Advance Database Systems (mid-1980s-present)
    - Advance data models : extended
    relational, object oriented, object
    relational, deductive
    - Application oriented : spatial,
    temporal, multimedia, active,
    scientific, knowledge bases
    Web-Based Database Systems (1990s – present)
    - XML-based database systems
    - Web mining

    Data Warehouse and Data Mining (late 1980s – present)
    - Data warehouse and OLAP technology
    - Data mining and knowledge discovery


    perkembangan bisnis intelijen


    Selama dekade terakhir, kemampuan baik menghasilkan dan mengumpulkan data dan informasi telah melihat pertumbuhan yang eksplosif. Kemajuan dalam koleksi bisnis data (misalnya, dari keuangan, ritel dan perangkat produksi) telah menghasilkan banjir data dan informasi. Kemajuan dalam teknologi penyimpanan data dengan lebih cepat, kapasitas yang lebih tinggi dan perangkat penyimpanan lebih murah, sistem database yang lebih baik manajemen dan teknologi data pergudangan telah memungkinkan kita untuk mengumpulkan "pegunungan" data yang tersimpan. Volume seperti data dan informasi jelas membanjiri metode manual tradisional analisis data, seperti spreadsheet, ad-hoc query, atau diagram sederhana. Dengan demikian, metode baru dan alat - yang dapat cerdas dan (semi-) otomatis mengubah data menjadi informasi dan, selanjutnya, mensintesis pengetahuan - diperlukan. Dalam munculnya perkembangan teknologi, pentingnya Business Intelligence (BI)tumbuh.

    Kemajuan dan keberhasilan banyak organisasi tergantung untuk sebagian besar pada seberapa baik dan seberapa tepat waktu mereka dapat mendapatkan informasi tentang jumlah ini luas dan berbagai jenis data yang dikumpulkan, dan akhirnya menemukan penting, informasi yang kadang-kadang tersembunyi di dalamnya. Program akademik yang akan membantu Anda untuk mengembangkan perspektif yang komprehensif tentang Business Intelligence.

    4. contoh

    a. bisnis intelijen

    Data Warehouse
    Data warehouse erat kaitannya dengan data-data yang besar dan beragam disimpan dalam satu repository dan disusun sedemikian sehingga memudahkan user dalam melakukan pencarian dan analisa data,  sedangkan Business Intelligence adalah suatu teknologi yang digunakan untuk menyajikan data-data tersebut sehingga memudahkan analisa dan pengambilan keputusan berdasakan informasi yang akurat dari sumber data. Suatu solusi Business Intelligence yang baik memerlukan sumber data yaitu data warehouse. Sehingga keduanya mempunyai hubungan yang sangat erat.
    Dengan adanya data warehouse, data yang beragam dapat dikumpulkan ke dalam suatu tempat penyimpanan dimana pengguna dapat dengan mudah menjalankan query (pencarian data), menghasilkan laporan, dan melakukan analisis data. Salah satu keuntungan yang diperoleh dari keberadaan data warehouse adalah dapat meningkatkan efektifitas pembuatan keputusan, karena data warehouse dapat menjadi alat bantu bagi pihak manajemen atau bagian strategis perusahaan untuk menganalisa data.
    Adapun karakteristik Data warehouse adalah sebagai berikut[3] :
    a.     Subject Oriented atau berorientasi pada subyek. Sebuah data warehouse dikatakan berorientasi pada subyek karena data disusun sedemikian rupa sehingga semua elemen data yang terkait dengan event/objek yang sama dihubungkan
    b.     Time-variant, artinya bahwa perubahan data ditelusuri dan dicatat sehingga laporan dapat dibuat dengan menunjukkan waktu perubahannya
    c.     Non Volatile berarti bahwa data yang telah disimpan tidak dapat berubah. Sekali committed, data tidak pernah ditimpa/dihapus. Data akan bersifat static, hanya dapat dibaca dan disimpan untuk kebutuhan pelaporan
    d.     Integrated, artinya data warehouse akan mencakup semua data operasional organisasi yang disimpan secara konsisten.
    Keempat karakteristik di atas saling terkait dan kesemuanya harus diimplementasikan agar suatu data warehouse bisa efektif memiliki data untuk mendukung pengambilan keputusan. Implementasi ke-empat karakteristik ini membutuhkan struktur data dari data warehouse yang berbeda dengan database sistem operasional biasa (lihat gambar 4)


    (gambar 4)

    Beberapa bagian penting dalam data warehouse dapat dijelaskan sebagaimana di bawah ini :
    •      Data mart, yang merupakan bagian dari data warehouse yang mendukung kebutuhan dari suatu fungsi bisnis atau departemen tertentu. Data mart dapat berdiri sendiri atau terhubung ke data warehouse yang telah ada. Ada beberapa karakteristik dari data mart yang membedakannya dengan data warehouse, yaitu:
    -     Data mart hanya berfokus pada satu kebutuhan pengguna dengan satu departemen atau fungsi bisnis
    -     Data mart tidak secara normal berisi data operasional terperinci
    -     Data mart berisi lebih sedikit data dari yang ada dalam data warehouse, lebih mudah dimengerti dan dipahami.
    •      Kubus data (cube), adalah unit pemrosesan data yang terdiri dari tabel fakta dan dimensi dalam suatu data warehouse.
    •      Aggregation, adalah hitungan awal dari data numerik. Dengan menghitung dan menyimpan jawaban dari queryyang sebelumnya telah dibuat, waktu proses query dapat lebih cepat. Dengan adanya agregasi, data yang jumlahnya ribuan atau bahkan ratusan ribu dalam suatu basis data multidimensi dapat dicari dengan mudah dan tidak memakan banyak waktu. Agregasi ini merupakan pondasi dari pembentukan kubus data, karena mengorganisir kumpulan data kedalam struktur data basis data multidimensi sehingga menghasilkan respon time yang cepat.

    3.2.  Data Mining
    Secara sederhana yang dimaksud dengan data mining adalah suatu proses untuk menemukan interestingknowledge dari sejumlah data yang disimpan dalam basis data atau media penyimpanan data lainnya. Dengan melakukan data mining terhadap sekumpulan data, akan didapatkan suatu interesting pattern yang dapat disimpan sebagai knowledge baru. Pattern yang didapat akan digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap data-data tersebut untuk selanjutnya akan didapatkan informasi.
    Misalkan, dalam implementasi menggunakan SQL Server 2005 analysis services minimal ada empat langkah yaitu :
    a.       Menggambarkan atau mendefinisikan apa yang akan dicapai, sebagai contoh bagaimana korelasi antara penjualan musik, film dan audio serta bagaimana minat konsumenya.
    b.       Menyiapkan data, pada tahapan ini harus dipersiapkan data yang relevan dan mengecek kualitas data.
    c.        Membangun model data mining , model yang digunakan bisa satu model atau lebih dengan berbagai algortimanya sesuai dengan kebutuhan.
    d.       Melakukan proses deploying pada model yang digunakan.

    3.3.  OLAP (Online Analytical Processing)
    OLAP adalah aplikasi analytical dengan kemampuan pivot menyerupai spreadsheet - seperti Microsoft Excel, OpenOffice Calc, dll. OLAP merupakan komponen penting dari aplikasi BI.
    Perbedaan dengan spreadsheet adalah OLAP dirancang khusus untuk mampu menangani jumlah data besar dan memiliki ekspresi bahasa analisis yang lebih baik. Dan aplikasi OLAP ini biasanya memiliki arsitekturclient/server (lihat gambar 5).


    (gambar 5)

    Database OLAP memiliki struktur skema tersendiri dan biasanya berupa suatu data warehouse. Namun tidak tertutup kemungkinan OLAP mengambil dari database operasional (transaksional) - ini dengan catatan database ini telah memiliki struktur rancangan yang "OLAP friendly". OLAP Server menggunakan buffer/cache yang bersifat temporer dan permanen.

    5. mplementasi

    a.bisnis intelijen


    J 2009 Gartner Group kertas prediksi ini perkembangan bisnis intelijen pasar.
    • Karena kurangnya informasi, proses, dan alat-alat, melalui 2012, lebih dari 35 persen di atas 5000 perusahaan global akan secara teratur Insightful gagal untuk membuat keputusan tentang perubahan signifikan dalam bisnis mereka dan pasar.
    • By 2012, unit usaha akan mengendalikan sekurang-kurangnya 40 persen dari total anggaran untuk usaha intelijen.
    • Tahun 2010, 20 persen dari organisasi-organisasi akan memiliki sebuah industri yang spesifik analitis disampaikan melalui aplikasi perangkat lunak sebagai layanan sebagai standar komponen intelijen portofolio bisnis mereka.
    • Pada tahun 2009, kolaborasi pengambilan keputusan akan muncul sebagai kategori produk baru yang menggabungkan sosial perangkat lunak intelijen bisnis dengan kemampuan platform.
    • 2012, satu sepertiga analitis diterapkan untuk aplikasi bisnis proses akan dikirimkan melalui kasar aplikasi mashup.
    b. implementasi data mining

    Dengan memadukan teknologi OLAP dengan data mining diharapkan  pengguna dapat melakukan hal-hal yang biasa dilakukan di OLAP seperti  drilling/rolling untuk melihat data lebih dalam atau lebih umum, pivoting, slicing 
    dan dicing. Semua hal tersebut diharapkan nantinya dapat dilakukan secara  interaktif dan dilengkapi dengan visualisasi. Data mining tidak hanya melakukan mining terhadap data transaksi saja.  Penelitian di bidang data mining saat ini sudah merambah ke sistem database lanjut seperti object oriented database, image/spatial database, time-series  Increasing potential to support business decisions End User Business Analyst Data Analyst DBA
    Making Decisions Data Presentation Visualization Techniques Data Mining Information Discovery Data Exploration OLAP, MDA Statistical Analysis, Querying and Reporting Data Warehouses / Data Marts Data Sources Paper, Files, Information Providers, Database Systems, OLTP Increasing potential to support business decisions End User Business Analyst Data Analyst DBA
    Making Decisions Data Presentation Visualization Techniques Data Mining Information Discovery Data Exploration OLAP, MDA Statistical Analysis, Querying and Reporting Data Warehouses / Data Marts Data Sources Paper, Files, Information Providers, Database Systems, OLTPKomunitas eLearning  data/temporal database, teks (dikenal dengan nama text mining), web (dikenal  dengan nama web mining) dan multimedia database.